Rabu, 30 Maret 2011

Tugas Lab Internet Dasar

LAB INTERNET DASAR
UNIVERSITAS GUNADARMA

Lab Internet Dasar Universitas Gunadarma terletak dikampus D jalan Margonda Raya, tepatnya di gedung 3 lantai 2. Lab ini diperuntukkan bagi mahasiswa tingkat 1. Lab ini menyediakan pengetahuan-pengetahuan yang sebagian belum diketahui oleh mahasiswa mengenai internet. Dari mulai sejarah awal mula berdirinya internet hingga cara pengoperasian internet itu sendiri. Didalam lab ini sama juga seperti lab-lab yang lainnya di Universitas Gunadarma, ada kakak asistennya yg mengajar , harus mengenakan pakaian yg sopan yaitu bagi mahasiswa yang pria menggunakan kemeja dan celana panjang bahan bukan jeans dan bagi mahasiswa yang wanita harus menggunakan kemeja dengan rok bahan bukan jeans. Metode penilaiannyapun juga sama seperti lab lainnya. Pertama yang dinilai adalah kehadiran, kemudian keaktifan dikelas yang ditunjukan dengan adanya nilai maksimal dan poin-poin plus yang didapat pada saat kehadiran. Yang membedakan di lab ini hanya pertemuannya yang sangat singkat, yaitu hanya sekitar 3 kali pertemuan. Jauh berbeda dengan lab yang lain yang mencapai 7 atau lebih pertemuan.
Menurut saya Lab Internet Dasar ini sudah sangat baik telah diadakan karena tidak semua mahasiswa paham dengan Internet. Dengan adanya lab ini maka mahasiswa yang tadinya tidak tahu kini menjadi tahu. Namun ada masalah yang mengganjal menurut saya, yaitu computer kurang memadai. Untuk tahun 2011 seperti sekarang komputer Pentium 2 ini sudah sangat jauh ketinggalan. Belum lagi adanya hardware yang tidak terkoneksi dengan baik. Seperti mouse yang tidak berfungsi, monitor juga tidak berfungsi. Tapi entah kenapa masih digunakan tidak segera kunjung dpperbaiki. Lalu jaringan internet bila ada kerusakan harus segera secepatnya diperbaiki. Itu sangat mengganggu proses belajar mengajar. Dalam waktu pertemuan yang hanya 3 kali selama itu juga saya tidak merasakan internetnya itu benar. Saran saya segeralah perbaiki yang masih menjadi kekurangan dari lab ini.
Susunan kepengurusan Lab Internet Dasar Universitas Gunadarma :
Pemimpin : Ibu Emma
Assisten :

1. Hendi Ravasia

2. Andito Wasi Guntoro

3. Akhmad Fauzi

4. Jamaris

5. Tito Berlian

6. Achie

7. Nurul Wulandari

8. Fauziyah

9. Mita Oktawiranti

10. Efa

11. Putri

Sabtu, 05 Maret 2011

Rangkuman (Perekonomian Indonesia)

1. Sistem ekonomi Indonesia
Sistem menurut Chester A. Bernard, adalah suatu kesatuan yang terpadu secara holistik, yang di dalamnya terdiri atas bagian-bagian dan masing-masing bagian memiliki ciri dan batas tersendiri

Sistem ekonomi merupakan cabang ilmu ekonomi yang membahas persoalan pengambilan keputusan dalam tata susunan organisasi ekonomi untuk menjawab persoalan-persoalanekonomi untuk mewujudkan tujuan nasional suatu negara. Menurut Dumairy (1966), Sistem ekonomi adalah suatu sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu tatanan kehidupan

Pada negara-negara yang berideologi politik leiberalisme dengan rezim
pemerintahan yang demokratis, pada umumnya menganut ideologi ekonomi kapitalisme dengan pengelolaan ekonomi yang berlandaskan pada mekanisme pasar

Sistem ekonomi suatu negara dikatakan bersifat khas sehingga dibedakan dari sistem ekonomi yang berlaku atau diterapkan di negara lain. Berdasarkan beberapa sudut tinjauan seperti :
a. Sistem pemilikan sumber daya atau faktor-faktor produksi
b. Keluwesan masyarakat untuk saling berkompentisi satu sama lain dan untuk
menerima imbalan atas prestasi kerjanya
c. Kadar peranan pemerintah dalam mengatur, mengarahkan dan merencanakan kehidupan bisnis dan perekonomian pada umumnya

2. Macam-Macam Sistem Ekonomi

Sistem Ekonomi Liberal-Kapetalis

A. Sistem ekonomi liberal-kapitalis adalah suatu sistem yang memberikan kebebasan yang besar bagi pelaku-pelaku ekonomi untuk melakukan kegiatan yang terbaik bagi kepentingan individual atau sumber daya-sumber daya ekonomi atau faktor produksi.
ciri-ciri ekonomi liberal kapitalis adalah sebagai berikut :
a. Adanya pengakuan yang luas terhadap hak pribadi
b. Praktek perekonomian di atus menurut mekanisme pasar
c. Praktek perekonomian digerakan oleh motif keuntungan (profile
motife

B. Sistem Ekonomi Sosialis-Komunistik

Dalam sistem ekonomi sosialis-komunistis adalah kebalikannya, dimana sumber daya ekonomi atau faktor produksi dikuasai sebagai milik negara. Suatu negara yang menganut sistem ekonomi sosialis-komunis, menekankan pada kebersamaan masyarakat dalam menjalankan dan memajukan perekonomian.

C.Sistem Ekonomi Campuran (mixed ekonomi


Di samping kedua ekstrim sistem ekonomi tersebut, terdapat sebuah sistem yang lain yang merupakan “atas campuran : antara keduanya, dengan berbagai fariasi kadar donasinya, dengan berbagai fariasi nama dan oleh istilahnya. Sistem ekonomi campuran pada umumnya diterapkan oleh negara-negara berkembang atau negara-negara dunia ke tiga.


PERKEMBANGAN SISTEM EKONOMI INDONESIA

Seperti yang kita ketahui bahwa yang menentukan bentuk suatu sistem ekonomi kecuali dasar falsafah negara yang dijunjung tinggi, maka yang dijadikan kriteria adalah lembaga-lembaga, khususnya lembaga ekonomi yang menjadi perwujudan atau realisasi falsafah tersebut.

Pergulatan pemikiran tentang sistim ekonomi apa yang sebaiknya di diterapkan Indonesia telah dimulai sejak Indonesia belum mencapai kemerdekaannya. Sampai sekarang pergulatan pemikiran tersebut masih terus berlangsung, hal ini tecermin dari perkembangan pemikiran tentang sistim ekonomi pancasila SEP. Menurut Sri-Edi Suwasono (1985), pergulatan pemikiran tentang ESP pada hakikatnya merupakan dinamika penafsiran tentang pasal-pasal ekonomi dalam UUD 1945. Pasal 33 UUD 1945, yang dimaksud dengan cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak adalah barang dan jasa yang vital bagi kehidupan manusia, dan tersedia dalam jumlah yang terbatas. Tinjauan terhadap vital tidaknya suatu barang tertentu terus mengalami perubahan sesuai dengan dinamika pertumbuhan ekonomi, peningkatan taraf hidup dan peningkatan permintaan.

SUMBER

Tugas Perekonomian Indonesia 1

1. Sistem ekonomi Indonesia
Sistem menurut Chester A. Bernard, adalah suatu kesatuan yang terpadu secara holistik, yang di dalamnya terdiri atas bagian-bagian dan masing-masing bagian memiliki ciri dan batas tersendiri

Sistem ekonomi merupakan cabang ilmu ekonomi yang membahas persoalan pengambilan keputusan dalam tata susunan organisasi ekonomi untuk menjawab persoalan-persoalanekonomi untuk mewujudkan tujuan nasional suatu negara. Menurut Dumairy (1966), Sistem ekonomi adalah suatu sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu tatanan kehidupan

2. Macam-Macam Sistem Ekonomi

Sistem Ekonomi Liberal-Kapetalis

A. Sistem ekonomi liberal-kapitalis adalah suatu sistem yang memberikan kebebasan yang besar bagi pelaku-pelaku ekonomi untuk melakukan kegiatan yang terbaik bagi kepentingan individual atau sumber daya-sumber daya ekonomi atau faktor produksi.

B. Sistem Ekonomi Sosialis-Komunistik

Dalam sistem ekonomi sosialis-komunistis adalah kebalikannya, dimana sumber daya ekonomi atau faktor produksi dikuasai sebagai milik negara. Suatu negara yang menganut sistem ekonomi sosialis-komunis, menekankan pada kebersamaan masyarakat dalam menjalankan dan memajukan perekonomian.

C.Sistem Ekonomi Campuran (mixed ekonomi

Di samping kedua ekstrim sistem ekonomi tersebut, terdapat sebuah sistem yang lain yang merupakan “atas campuran : antara keduanya, dengan berbagai fariasi kadar donasinya, dengan berbagai fariasi nama dan oleh istilahnya. Sistem ekonomi campuran pada umumnya diterapkan oleh negara-negara berkembang atau negara-negara dunia ke tiga.

referensi

Rabu, 05 Januari 2011

Tugas 9

1. Siklus Kehidupan Produk (Product Life of Cycle)













1=Pengembangan
- penjualan lambat
- belum ada laba
- promosi besar
2=Perkenalan
- laba naik
- produk diterima pasar
3=Pertumbuhan

4=kematangan
- laba naik
- penjualan naik
- promosi naik
5=kemunduran
- penjualan turun
- laba turun
- pailit

2. Suatu produk dikatakan sebagai leader produk yaitu ketika pada tahap kematangan, karena pada saat itu perusahaan mengalami kenaikan laba ,penjualan dan promosi

contoh : Danone (biskuat, aqua)
Honda (supra, kharisma ,revo)
Detergent (rinso, so klin)

3. Suatu perusahaan melakukan divesifikasi produk yaitu karena diversifikasi produk yaitu menganekaragamkan produk yang awalnya merupakan satu produk utama dapat dibuat berbagai produk dan dilakukan agar konsumen mendapat inovasi selera dalam pemuasan kebutuhan.

Senin, 20 Desember 2010

Tugas8 PENGANTAR BISNIS


1. Perbedaan antara perdagangan internasional dengan pemasaran internasional??
 Perdagangan Internasional 
adalah perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama. Penduduk yang dimaksud dapat berupa antarperorangan (individu dengan individu), antara individu dengan pemerintah suatu negara atau pemerintah suatu negara dengan pemerintah negara lain.
 Pemasaran Internasional
adalah pemasaran yang kegiatan operasinya melewati batas-batas lebih dari satu negara

 2. Tahap-tahap dalam memasuki bisnis internasional dimulai dari tahapan yang paling sederhana .
Internet
Internet adalah saluran baru untuk beberapa organisasi dan saluran tunggal untuk sejumlah besar organisasi baru yang inovatif. Ruang marketing terdiri dari perusahaan-perusahaan Internet baru yang muncul sebagai Internet telah berkembang, serta perusahaan-perusahaan yang sudah ada sebelumnya yang sekarang menggunakan pendekatan marketing sebagai bagian dari rencana pemasaran mereka secara keseluruhan. Untuk beberapa perusahaan Internet adalah saluran tambahan yang meningkatkan atau mengganti saluran tradisional mereka (s).Bagi orang lain Internet telah memberikan kesempatan untuk sebuah perusahaan online baru. Lebih lanjut
Mengekspor
Ada pendekatan langsung dan tidak langsung untuk mengekspor ke negara-negara lain. Langsung mengekspor secara langsung. Pada dasarnya organisasi membuat komitmen untuk pasar luar negeri atas nama sendiri. Hal ini memberikan kontrol yang lebih besar itu merek dan operasi di luar negeri, di atas di atas tidak langsung mengekspor. Di sisi lain, jika Anda menggunakan sebuah lembaga negara asal (yaitu sebuah perusahaan ekspor dari negara Anda - yang menangani ekspor atas nama Anda) untuk mendapatkan produk Anda ke pasar luar negeri maka Anda akan mengekspor secara tidak langsung. Contoh langsung ekspor meliputi:
Perizinan
Perizinan termasuk waralaba, kontrak Turnkey dan manufaktur kontrak.
Internasional Agen dan Distributor Internasional
Agen seringkali merupakan langkah awal dalam pemasaran internasional. Sederhananya, agen adalah individu atau organisasi yang dikontrak dengan bisnis Anda, dan pasar atas nama Anda di negara tertentu. Mereka jarang mengambil kepemilikan produk, dan lebih sering mengambil komisi barang yang dijual. Agen biasanya mewakili lebih dari satu organisasi. Agen adalah biaya-rendah, namun pilihan rendah kontrol. Jika Anda berniat untuk mengglobal, pastikan bahwa kontrak Anda memungkinkan Anda untuk mendapatkan kembali kontrol langsung dari produk. Tentu saja Anda perlu menetapkan target karena Anda tidak pernah mengetahui tingkat komitmen agen Anda. Agen mungkin juga merupakan pesaing Anda - maka waspadalah konflik kepentingan. Mereka cenderung menjadi mahal untuk merekrut, mempertahankan dan kereta api. Distributor mirip dengan agen, dengan perbedaan utama yang distributor mengambil kepemilikan barang. Karena itu mereka memiliki insentif untuk produk-produk pasar dan untuk mendapatkan keuntungan dari mereka. Jika pro dan kontra yang mirip dengan agen internasional.
Aliansi Strategis (SA)
aliansi strategis adalah istilah yang menggambarkan seluruh rangkaian hubungan yang berbeda antara perusahaan bahwa pasar internasional. Kadang-kadang hubungan adalah antara pesaing. Ada banyak contoh termasuk:
Pada dasarnya, Aliansi Strategis non-ekuitas perjanjian sesuai perusahaan yaitu tetap independen dan terpisah.
Joint Ventures (JV)
Joint Ventures cenderung berbasis ekuitas yaitu sebuah perusahaan baru sudah diatur dengan pihak yang memiliki proporsi dari bisnis baru. Ada banyak alasan mengapa perusahaan mengatur Joint Ventures untuk membantu mereka untuk memasuki pasar internasional baru:
Overseas Industri atau Penjualan Anak Internasional
Sebuah bisnis dapat memutuskan bahwa tidak ada pilihan lain adalah sebagai layak sebagai benar-benar memiliki sebuah pabrik di luar negeri yaitu organisasi manufaktur berinvestasi di pabrik, mesin dan tenaga kerja dalam pasar luar negeri. Hal ini juga dikenal sebagai Foreign Direct Investment (FDI). Ini bisa menjadi baru-membangun, atau perusahaan mungkin memperoleh bisnis saat ini yang memiliki pabrik dll cocok Tentu saja Anda bisa merakit produk di pabrik baru, dan hanya ekspor komponen dari pasar dalam negeri (atau negara lain). Manfaat utama adalah bahwa bisnis Anda menjadi lokal - Anda manufaktur untuk pelanggan di pasar di mana Anda trading. Anda juga akan mendapatkan pengetahuan pasar lokal dan mampu menyesuaikan produk dan layanan dengan kebutuhan konsumen lokal. The downside adalah bahwa Anda mengambil risiko yang berkaitan dengan pasar domestik lokal. Sebuah Penjualan Anak Internasional akan sama, mengurangi unsur risiko, dan memiliki manfaat kunci yang sama tentu saja. Namun, bertindak lebih seperti distributor yang dimiliki oleh perusahaan Anda sendiri.
Internasionalisasi Tahapan
Jadi, memiliki dianggap sebagai mode kunci masuk ke pasar internasional, kami menyimpulkan dengan mempertimbangkan Tahapan Internasionalisasi. Beberapa perusahaan tidak akan pernah perdagangan luar negeri dan begitu juga tidak melalui tahap tunggal. Lain akan mulai pada tahap akhir nanti atau bahkan. Tentu saja beberapa akan melalui setiap tahap sebagai dirangkum sekarang:


3. Hambatan - hambatan dalam dunia bisnis Internasional

  1. Bahasa
  2. Adat dan budaya
  3. KURS
  4. Politik
  5. Proteksionisme

Sabtu, 20 November 2010

Tugas 7 Pengantar Bisnis

1. jelaskan secara singkat 5 konsep pemasaran

a. Konsep Produksi
adalah anggapan pemasar yang beroroientasi kepada proses produksi (internal) bahwa konsumen akan membeli produk-produk yang murah. dengan demikian fokus kegiatan perusahaan yang harus dilakukan adalah efisiensi biaya (produksi dan distribus) agar dapat menjual barang dengan murah kepada konsumen

b. Konsep Produk
adalah anggapan pemasar bahwa konsumen lebih menghendaki produk-produk yang berkualitas atau berpenampilan baik. dengan demikian tujuan bisnis perusahaan adalah pengendalian kualitas

c. Konsep Penjualan
adalah anggapan pemasar yang berorientasi kepada tingkat penjualan (internal) bahwa konsumen peru dipengaruhi agar penjualan dapat meningkat sehinga tercapaiprofit maksimum sebagai tujuan perusahaan. dengan demikian fokus kegiatan perusahaan adalah mampu mempengaruhi ,membujuk (bahkan mungkin memaksa) konsumen untuk membeli sehingga penjuaan dapat meningkat

d. Konsep Pemasaran
adalah anggapan pemasar yang berorientasi kepada pelanggan (eksternal) bahwa konsumen hanya akan bersedia membeli prosuk-produk yang mampu memenuhi kebutuhan dan memberikan kepuasan. dengan demiianm fokus kegiatan perusahaan adalah berusaha memenuhi kepusasan pelanggan melalui pemahaman perilaku konsumen yang dijabarkan dalam kegiatan pemasaran yang memadukan kegiatan-kegiatan fungsional lain (misalnya kegiatan produksi, keuangan, personalia, dan sebagainya)

e.Konsep Pasar
adalah anggapan pemasar yang berorientasi kepada pelanggan dan pesaing-pesaing perusahaan (persaingan pasar) bahwa produsen perlu mempunyai keunggulan pasar yang bersaing (kompetitif) untuk dapat memenuhi dan memuaskan pelanggan. Fokus kegiatan perusahaan disamping berusaha memahami perilaku konsumen dan juga berusaha memahami perilaku pesaing untuk dapat mengatasi persaingan

sumber : buku dasar pemasaran Universitas Gunadarma halaman 6

2. sebutkan dan jelaskan beda pasar dan pemasaran

pasar adalah konsumen pribadi atau organisasi perusahaan yang mempunyai kebutuhan dan keinginan yang berwujud sebagai permintaan terhadap barang atau jasa

pemasaran adalah kegiatan pemasar untuk menjalankan bisnis (profit atau non-profit) guna memenuhi kebutuhan pasar dengan barang atau  menetapkan harga ,mendistribusikan, serta mempromosikannya melalu proses pertukaran agar memuaskan konsumen dan mencapai tujuan perusahaan .


3. Apa Beda Kebutuhan & Keinginan berdasarkan konsep inti pemasaran ?

    Kebutuhan adalah keadaan dimana manusia merasa tidak memiliki kepuasan dasar. Kebutuhan tidak diciptakan oleh masyarakat atau pemasar, namun sudah ada dan terukir dalam hayati kondisi manusia., sedangkan Keinginan adalah hasrat akan pemuas tertentu dari kebutuhan tersebut. Keinginan manusia dibentuk oleh kekuatan dan institusi sosial.

4. Jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan Marketing MIX !
   Marketing mix adalah seperangkat alat pemasaran taktis yang dapat dikendalikan produk, harga, tempat dan promosi yang dipadukan oleh perusahaan untuk menghasilkan respon yang diinginkan untuk mencapai target market.
Terdiri dari 4Ps:

○ Products:
segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke suatu pasar untuk memenuhi keinginan atau kebutuhan

○ Place:

merupakan faktor penting yang berhubungan dengan pemilihan toko karena lokasi yang strategis menentukan volume penjualan sebuah toko dan sasaran pelanggan.

○ Promotion:

merupakan salah satu variabel dalam bauran pemasaran yang perlu dilaksanakan oleh perusahaan dalam memasarkan produk dan jasa.
Price:Strategi penetapan harga, terdiri dari 4 strategies, mulai dari: “prestige pricing, competitive pricing, and penetration pricing.

Tugas 6 Pengantar Bisinis

1.    Jelaskan dengan singkat, ada berapa sifat produksi yang saudara ketahui? Maksimal empat.


Sifat-sifat produksi :

1. Selalu barorientasi pada kualitas dan efisiensi.

Kualitas dan efisiensi produk perlu menjadi dasar bagi proses produksi. Dalam era globalisasi persaingan antar produk yang sejenis berjalan sangat ketat, oleh karena itu di dalam proses produksi harus menjaga kualitas produk yang baik sehingga banyak digemari konsumen. Disamping itu, efisiensi perlu ditingkatkan agar dapat menekan biaya produksi menjadi serendah mungkin. Dengan biaya produksi yang rendah, berarti ia dapat menghasilkan barang dengan harga yang murah. BArang yan g harganya murah cendrung akan banyak pembelinya.

2. Berani mengambil resiko

Dalam proses produksi, haruslah berani menanggung kerugian jika ternyata hasil usahanya belum memberi keuntungan untuk sementara waktu.

3. Mampu menentukan tujuan

Dengan tujuan yang jelas seorang produsen dapat dengan mudah menilai apakah bidang usaha yang digelutinya sesuai dengan tujuan yang dicanangkan.

4. Mampu membuat perencanaan dan pengawasan yang efektif
     Tanpa ada perencanaan produsen tidak mampu melakukan penetapan prioritas kegiatan dalam memanfaatkan berbagai sumber dan faktor produksi yang dimiliki dalam jumlah yang terbatas. selain itu produsen perlu menciptakan sistem pengawasan yang baik agar perencanaan yang telah dibuat dapat dilakukan tanpa ada penyimpangan.













2.   Jelaskan dengan singkat pengertian produksi secara umum dan secara ekonomi?

Secara umum produksi diartikan sebagai suatu kegiatan atau proses yang mentransformasikan masukan (input) menjadi keluaran (output).

Secara ekonomi
Produksi adalah upaya atau kegiatan untuk menambah nilai pada suatu barang. Arah kegiatan ditujukan kepada upaya-upaya pengaturan yang sifatnya dapat menambah atau menciptakan kegunaan (utility) dari suatu barang atau mungkin jasa. untuk melaksanakan kegiatan produksi tersebut tentu saja perlu dibuat suatu perencanaan yang menyangkut apa yang akan diproduksi, berapa anggarannya dan bagaimana pengendalian / pengawasannya. Bahkan harus perlu difikirkan, kemana hasil produksi akan didistribusikan, karena pendistribusian dalam bentuk penjualan hasil produksi pada akhirnya merupakan penunjang untuk kelanjutan produksi. Pada hakikatnya kegiatan produksi akan dapat dilaksanakan bila tersedia faktor-faktor produksi, antara lain yang paling pokok adalah berupa orang / tenaga kerja, uang / dana, bahan-bahan baik bahan baku maupun bahan pembantu dan metode
 

3.    Dalam bidang produksi mempercayai lima tanggung jawab keputusan utama. Sebutkan dan jelaskan !

Lima tanggung jawab keputusan uatama dalam bidang produksi :

1.   Proses
    Keputusan -keputusan dalam kategori ini menentukan proses fisik atau fasilitas yang dipakai untuk memproduksi barang atau jasa. Keputusan mencakup jenis peralatan dan teknologi, arus proses, tata letak (lay out) peralatan, dan keseluruhan fisik pabrik atau fasilitas jasa pelayanan.

2.   Kapasitas
        Keputusan dimaksudkan untuk menentukan besarnya kapasitas yang tepat dan penyediaan pada waktu yang tepat. Kapasitas jangka panjang ditentukan oleh besarnya fasilitas fisik yang dibangun. Dalam jangka pendek fasilitas kadang-kadang diperbesar dengan mengadakan sub-kontrak kepada pihak luar atau penambahan regu (shift) ekstra atau menyewa ruangan/peralatan tambahan.

3.   Persediaan
        Manajer persediaan membuat keputusan-keputusan dalam bidang produksi menyangkut apa yang dipesan, berapa banyak pemesan serta kapan pemesanan dilakukan.

4.   Tenaga Kerja
       Dalam manajemen produksi, penentuan dan pengolahan tenaga kerja atau sumber daya menusia menempati posisi yang sangat penting. Proses produksi yang menganggap kegiatan untuk menghasilkan produk, baik berupa barang atau jasa, keputusan tentang tenaga kerja mencangkup seleksi panggajian, pelatihan, penempatan, penyeliaan atau supervise.

5.   Mutu atau Kualitas
    Ditandai dengan penekanan tanggung jawab yang lebih besar terhadap mutu atau kualitas barang atau jasa yang dihasilkan. Mutu merupakan tanggung jawab produksi yang penting dan harus didukung oleh organisasi secara keseluruhan.


Nurhadi Suryanto.2004.Ekonomi SMP Kelas VII.Jakarta:Erlangga
Alam.2007.Ekonomi Untuk SMA dan MA Kelas X.Jakarta:Erlangga
http://pksm.mercubuana.ac.id
Sugiarto, Tedy herlambang, Brastoro, Rachmat Sudjana, Said kelana. 2007.           Ekonomi Mikro sebuah kajian komprehensif. Jakarta. PT. Gramedia Pustaka Utama.